Yayasan Milik Bill Gates Tunjuk Sri Mulyani Jadi Dewan Pengurus, Ini Alasannya

BENTENGNEWS.COM - Ada kejutan dari Gates Foundation. Yayasan kemanusiaan global milik pendiri Microsoft Bill Gates, menunjuk mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani sebagai anggota dewan pengurus (Dewan Pengurus).

Sebagai dewan pengurus, Sri Mulyani bertugas membantu mengoptimalkan dana abadi Gates Foundation selama dua dekade ke depan. Pengalaman di bidang ekonomi dan keuangan menjadi salah satu alasan Sri Mulyani ditunjuk untuk mengemban tugas tersebut.

Alasan Gates Foundation menunjuk Sri Mulyani

Penunjukkan Sri Mulyani mengumumkan Gates Foundation di situs resminya. CEO Gates Foundation sekaligus anggota dewan pengurus, Mark Suzman mengatakan Sri Mulyani memiliki pengalaman di bidang ekonomi yang panjang dan beragam.

“Sri Mulyani membawa pengalaman yang sangat mendalam dalam membentuk hasil pembangunan ekonomi yang lebih adil, keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan ini,” kata Suzman.

Pengalaman memastikan kepemimpinan Sri Mulyani dinilai akan membantu sumber daya Gates Foundation digunakan dengan tepat untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan memperbaiki kualitas kehidupan komunitas global.

Membantu agenda kemanusiaan Gates Foundation

Sri Mulyani dinilai mendapat momen yang tepat. Sebab, kehadirannya akan membantu Gates Foundation dalam menjalankan agenda penting selama dua dekade mendatang.

Dalam dua dekade ke depan, Gates Foundation berkomitmen untuk menghabiskan dana abadi untuk fokus pada tiga tujuan utama, yaitu mencegah kematian ibu dan bayi, mencegah penularan penyakit mematikan, serta mengentaskan kemiskinan.

“Dengan waktu 20 tahun untuk menciptakan dampak sebesar mungkin bagi mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat bisa bergabung dengan dewan Gates Foundation untuk berkontribusi di momen penting yang penuh tantangan sekaligus peluang ini,” kata Sri Mulyani dalam situs resmi Gates Foundation.

Ia mengatakan sudah sekitar satu dekade bekerja sama dengan yayasan milik Bill Gates ini.

Terutama untuk mengeksplorasi teknologi demi kemaslahatan banyak orang secara inklusif dan berkelanjutan.

“Saya sangat termotivasi untuk membawa pengalaman saya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola yang baik dalam upaya-upaya penting ini untuk menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kesejahteraan,” imbuhnya.

Anggota dewan pengurus Gates Foundation

Dalam anggota pengurus, Sri Mulyani akan duduk bersama anggota dewan lainnya, yakni Ashish Dhawan, Dr. Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, dan Bill Gates.

Sementara itu, Baroness Nemat (Minouche) Shafik saat ini sedang cuti sementara karena menjalankan tugas sebagai penasihat ekonomi utama Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer.

Dalam keterangan resminya, Gates Foundation menyoroti pengalaman Sri Mulyani sebagai Menkeu wanita pertama di Indonesia, sekaligus salah satu yang terlama memegang jabatan tersebut di Tanah Air.

Karir sebagai Menkeu diembannya sejak tahun 2005-2010, di bawah pemerintahan Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.

Tahun 2010, ia ditunjuk sebagai salah satu dari tiga Direktur Pelaksana Bank Dunia. Sri Mulyani kemudian ditunjuk lagi menjadi Menkeu tahun 2016 oleh Presiden ketujuh Indonesia, Joko Widodo.

Tahun 2024, ia kembali diangkat menjadi Menkeu oleh Presiden Prabowo Subianto dan pertengahan tahun 2025.(*)