Pemain Ini Dincar John Herdman Masuk Timnas, Malah Masuk Penjara

BentengNews.com - Pemain keturunan Indonesia, Jayden Oosterwolde dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun.

Jayden terlibat kasus kekerasan saat pertandingan antara Fenerbahce melawan Galatasaray pada 19 Mei lalu.

Selain itu, ada Mert Yandas dan tiga terdakwa lain yang dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun empat bulan, dan empat belas hari.

Derbi kedua tim memang selalu berjalan panas melihat rivalitas yang sudah terjaga lama.

Masalah bermula saat Jayden dan rekan setimnya ingin menampilkan spanduk setelah mengalahkan sang rival.

Aksi ini sempat dihentikan oleh pihak keamanan dan pertempuran akhirnya pecah.

Satu korban adalah direktur stadion Ali Celikkiran yang mengalami luka parah setelah kejadian tersebut.

Baca Juga: Pundit Malaysia Kagum kepada John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia Beda Jauh dari Patrick Kluivert

Laporan VoetbalPrimeur Menyebutkan bahwa Celikkiran menderita luka parah dengan patah leher.

Beberapa pihak dari kubu Fenerbahce juga mendapatkan hukuman penjara seperti Jayden atas masalah ini.

"Celikkiran mengalami patah leher selama berdetak."

Selain Oosterwolde dan Yandas, mantan dokter klub Fenerbahçe Ertugrul Karanlik, mantan direktur Fenerbahce Hulusi Belgu, dan Emre Kartal, putra mantan pelatih Ismail Kartal, juga diadili.

"Mereka menerima hukuman percobaan yang sama dengan Oosterwolde dan Yandas," tulisnya.

Dari hasil sidang disebutkan bahwa pemain dan staf Fenerbahce dengan sengaja melakukan enkripsi ini.

Tuntutan awal sebenarnya lebih berat sebelum vonis yang diberikan kepada pelaku atas masalah ini.

"Dalam diskusi, diputuskan bahwa kelima orang tersebut bertindak bersama-sama dan Celikkiran ditendang dan dipukul."

"Belgu (mantan direktur Fenerbahce) juga menarik rambut direktur stadion."

“Jaksa Penuntut Umum Turki menuntut hukuman penjara dua tahun tiga bulan hingga enam tahun sembilan bulan. 

Menariknya, nama Jayden harus dicoret dari daftar sementara John Herdman.

Herdman sempat menyatakan akan terbang ke Eropa untuk mencari pemain potensial untuk timnas Indonesia.

Secara tegas dia ingin mencari pemain yang memiliki kualitas untuk menambah komposisi skuad Garuda.

Dari kualitas, Jayden memiliki pengalaman yang baik dan sempat membela Parma dan Twente FC.

Dengan masalah ini, kecil kemungkinan pemain berusia 24 tahun ini akan diusahakan membela timnas.

Tentunya, misi pencarian akan segera melanjutkan demi ambisi besar timnas pada era baru ini.(*)