BENTENGNEWS.COM--Politisi Partai Nasdem selaku Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, mengenang masa-masa menjadi santri ketika menghadiri pembukaan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Badan Otonom (Banon) Darud Da'wah wal Irsyad (DDI) di Pondok Pesantren DDI Manahilil Ulum Kaballangang, Kabupaten Pinrang, Sabtu (4/7/2026).
Di pesantren tersebut, Syahar-panggilan akrab Bupati Syaharuddin Alrif pernah menimba ilmu. Syahar juga tampil sebagai narasumber Dialog Kebangsaan.
Syahar yang juga Ketua DPW Partai Nasdem Sulsel memiliki ikatan emosional yang kuat dengan pondok pesantren tersebut. Ia menyebut pesantren itu saksi perjalanan menuntut ilmu hingga sudut-sudut pesantren yang menyimpan banyak kenangan semasa menjadi santri.
"Masjid ini menjadi saksi perjalanan saya menimba ilmu. Pohon mangga di sini juga menjadi bagian dari kenangan masa kecil saya saat masih SD dan SMP. Bahkan, di bawah tangga yang bercat biru itulah tempat saya menghafal pelajaran. Dari pagi hingga sore saya banyak menghabiskan waktu belajar di tempat ini," ungkapnya.
Syahar selanjutnya menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, serta sinergi antara pemerintah, pesantren, dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun karakter generasi muda.
Menurutnya, DDI memiliki sejarah panjang dan peran besar dalam mencetak sumber daya manusia yang berkontribusi di berbagai bidang.
"DDI telah mencetak kader-kader yang kini menjadi ulama, guru, akademisi, birokrat, pengusaha, hingga pemimpin di berbagai bidang. Karena itu, DDI bukan hanya berperan di Ajatappareng, tetapi juga memberi kontribusi besar bagi Indonesia Timur," ujarnya.
Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif berjalan kaki bersama ketika menghadiri Silatnas Banon DDI di Ponpes DDI Manahilil Ulum Kaballangang, Kabupaten Pinrang, Sabtu (4/7/2026).
Ia mengajak seluruh kader dan alumni DDI untuk terus menjaga semangat pengabdian dan keikhlasan dalam mengembangkan organisasi.
"Pesan saya kepada seluruh peserta Silaturahmi Nasional Banon DDI, mari terus bekerja dengan ikhlas dan tulus agar cita-cita para pendiri dan pengurus PB DDI dapat terus terjaga. Semoga DDI tetap bertahan, berkembang, dan maju sepanjang masa," pesan Syahar yang pernah tercatat sebagai Wakil Ketua I DPRD Provinsi SulawesibSelatan.
Silatnas Banon DDI yang berlangsung pada 3 hingga 5 Juli 2026 mempertemukan kader dan pengurus Banon DDI dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi, memperkuat kaderisasi, serta memperkokoh kontribusi organisasi dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pembukaan dihadiri sejumlah tokoh DDI dan pejabat. Gubernur Sulawesi Selatan diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Selatan, A. Munawir, S.Pt., M.M.
Turut hadir anggota Majelis Syuyukh DDI Prof. Dr. H. Abdur Rahim Arsyad, Lc., M.A. dan Drs. K.H. Lukmanul Hakim, Lc., Ketua Umum Pengurus Besar DDI Pusat A.G. Prof. Dr. H. Andi Syamsul Bahri Andi Galigo, Lc., M.A., Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang A. Tjalo Kerrang, S.P., M.Si. yang mewakili Bupati Pinrang, serta pimpinan Pondok Pesantren DDI Manahilil Ulum Kaballangang sekaligus Ketua Panitia, Dr. H. Muh. Rasyid Ridha Ambo Dalle, M.Pd.(*)
