BentengNews.com– WhatsApp meluncurkan sejumlah fitur baru untuk aplikasinya di smartwatch berbasis Wear OS. Pembaruan ini membuat pengguna semakin tidak bergantung pada ponsel saat mengelola percakapan langsung dari pergelangan tangan.
Fitur-fitur tersebut ditemukan dalam WhatsApp beta untuk Android versi 2.26.27.2 yang tersedia di Google Play Store. Informasi ini dilaporkan WABetaInfo pada Selasa, 8 Juli 2026.
Mengutip WABetaInfo, sebelum pembaruan ini pengguna WhatsApp di Wear OS hanya dapat membaca dan membalas pesan yang sudah ada dari jam tangan. Untuk melakukan tindakan lain, seperti menyematkan, mengarsipkan, atau membisukan percakapan, pengguna tetap harus menggunakan ponsel.
Melalui pembaruan terbaru ini, WhatsApp menghadirkan berbagai fitur yang membuat aplikasi di Wear OS terasa lebih mandiri.
Bisa Memulai Chat Baru Langsung dari Jam Tangan
Salah satu fitur utama yang kini hadir adalah kemampuan memulai percakapan baru langsung dari smartwatch. Sebelumnya, pengguna hanya dapat membalas pesan yang telah masuk.
Kini, pengguna dapat membuka obrolan baru dengan kontak mana pun tanpa harus mengakses ponsel. Fitur ini dinilai berguna ketika ponsel sedang tidak berada di dekat pengguna, tetapi mereka perlu mengirim pesan dengan cepat.
WhatsApp juga menambahkan kemampuan untuk menandai percakapan sebagai sudah dibaca atau belum dibaca langsung dari jam tangan. Fitur ini memudahkan pengguna yang ingin menandai sebuah chat untuk dibaca nanti atau menghapus notifikasi tanpa membuka isi percakapan.
Untuk percakapan grup, pengguna juga dapat menghapus notifikasi yang menumpuk langsung dari pergelangan tangan. Kedua fungsi tersebut dapat diakses dengan menggeser daftar chat di smartwatch.
Hadirkan Fitur Pin, Arsip, dan Bisukan Notifikasi
Selain kemampuan memulai percakapan baru, WhatsApp turut menghadirkan tiga fitur tambahan bagi pengguna Wear OS.
Pertama, pengguna kini dapat menyematkan (pin) percakapan ke bagian atas daftar chat maupun melepas sematannya secara langsung dari jam tangan.
Kedua, pengguna bisa mengarsipkan percakapan sehingga tidak lagi muncul di daftar chat utama.
Ketiga, WhatsApp memungkinkan pengguna membisukan notifikasi dari percakapan tertentu langsung melalui smartwatch. Fitur ini bermanfaat bagi mereka yang menerima terlalu banyak notifikasi tanpa harus mengambil ponsel.
WhatsApp pertama kali merilis aplikasi resmi untuk Wear OS pada 2023. Saat itu, fitur yang tersedia masih terbatas pada membaca dan membalas pesan serta mengirim pesan suara. Aplikasi tersebut juga berfungsi sebagai pendamping ponsel Android dan memerlukan proses sinkronisasi menggunakan kode.
Menurut WABetaInfo, fitur-fitur terbaru ini sedang diluncurkan secara bertahap dan saat ini telah tersedia bagi sebagian pengguna yang memasang WhatsApp beta versi 2.26.27.2. Hingga kini, WhatsApp belum mengumumkan jadwal peluncuran untuk seluruh pengguna. Bagi pengguna yang belum mendapatkannya, pembaruan diperkirakan akan tersedia dalam beberapa minggu ke depan.(*)
