Hong Kong dan Kamboja Juara dan Runner-up Kasta Kedua, Apa Berhak Promosi ke FIFA ASEAN Cup

BENTENGNEWS.COM - Timnas Hong Kong dan Timnas Kamboja mengakhiri turnamen sebagai juara dan runner-up FIFA ASEAN Challenge Cup 2026.

Tanda tanya melingkupi masa depan partisipan dua kasta FIFA ASEAN Cup 2026.

Delapan negara berpartisipasi di kasta tertinggi FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Indonesia.

Enam negara juga ikut serta di kasta kedua bertajuk FIFA ASEAN Challenge Cup 2026 di Hong Kong.

Di turnamen FIFA ASEAN Challenge Cup tersebut, enam negara dibagi menjadi dua grup.

Grup A: terdiri dari Hong Kong, Laos, Brunei; serta Grup B Kamboja, Myanmar, Timor Leste.

Grup A: berakhir dengan Timnas Hong Kong finis sebagai juara grup dengan enam poin.

Grup B: mencapai konklusi dengan Kamboja sebagai juara grup dengan empat poin.

Hong Hong dan Kamboja kemudian bertemu pada partai final di Kai Tak Stadium pada Sabtu (3/10/2026).

Tuan rumah Hong Kong pun mampu mengatasi Kamboja dengan skor 2-0 berkat gol Matt Orr dan Everton Camargo.

Dengan hasil tersebut, pertanyaan yang mengemuka adalah, apakah Hong Kong dan Kamboja akan promosi ke kasta tertinggi FIFA ASEAN Cup?

Jawaban untuk pertanyaan tersebut adalah ketidakpastian.

FIFA sendiri melalui sekretaris jenderal Mattias Grafstrom baru membuka kemungkinan edisi berikutnya digelar pada 2030.

“Baik, ini adalah pertama kalinya kami menyelenggarakannya dan saya pikir mari kita fokus terlebih dahulu pada turnamen ini,” ujar Mattias Grafstrom.

“Saya berharap turnamen ini akan meraih kesuksesan besar.”

“Kami sedang mempertimbangkan kemungkinan edisi berikutnya digelar dalam waktu empat tahun,” ucapnya.

Dalam regulasi turnamen yang dirilis di Digitalhub.fifa.com, tak ada keterangan mengenai sistem promosi degradasi.

Namun dalam artikel 10 regulasi turnamen, FIFA menyatakan diri berhak menentukan peserta turnamen.

"FIFA mempunyai hak, dengan wewenang absolut dan tunggal, untuk memodifikasi, mengubah, atau menentukan format ASEAN Cup, tim partisipan, jumlah dan alokasi ketersediaan slot," demikian bunyi regulasi turnamen.

Dengan demikian bisa disimpulkan hanya FIFA yang berhak menentukan format dan partisipan FIFA ASEAN Cup edisi berikutnya, yang diproyeksikan digelar pada 2030.(*)