Banyak Diincar Klub Besar, Como Tidak Minta Ganti Rugi Kalau Cesc Fabregas Mau Pergi

BentengNews.Com--Presiden Como, Mirwan Suwarso, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mematok klausul pelepasan untuk pelatih Cesc Fabregas yang sedang menjadi incaran klub-klub top Eropa.

Sejak sukses membawa Como yang baru promosi finis di peringkat 10 klasemen Serie A Liga Italia 2024-2025, Fabregas dilirik oleh banyak klub top.

Setidaknya ada Bayer Leverkusen dan Inter Milan yang sempat dirumorkan tertarik merekrut mantan gelandang Arsenal dan Barcelona ini.

Pada akhirnya Fabregas bertahan di Como dan kontraknya bahkan diperpanjang oleh klub milik orang Indonesia itu sampai 30 Juni 2027.

Namun, seiring dengan makin melesatnya performa Como, yang kini bahkan sudah mulai tampil di Liga Champions, gelombang ketertarikan klub-klub top Eropa terhadap Fabregas bakal datang semakin masif.

Como menghadapi situasi yang sulit untuk membentengi pelatihnya itu.

Dalam kondisi seperti ini, sebuah klub jamak memberikan klausul pelepasan kepada pemain atau pelatih yang masih terikat kontrak dengan mereka dan menjadi incaran klub lain.

Tujuannya agar klub mendapatkan ganti rugi yang sepadan jika mereka harus merelakan personelnya pergi sebelum kontrak habis.

Sebagai contoh yang paling baru, Real Madrid membayar 15 juta euro untuk merekrut Jose Mourinho yang kontraknya di Benfica masih tersisa 1 tahun sampai 30 Juni 2027.

Namun, Suwarso menegaskan bahwa Como tidak akan melakukan hal itu kepada Fabregas.

"Dia tidak membutuhkan sebuah klausul pelepasan untuk pergi ke mana pun dia mau," kata Suwarso seperti dikutip dari TMW.

"Dalam bisnis seperti ini, dia lebih menjadi seorang teman daripada hal lain. Dia bisa pergi ke mana pun yang dia inginkan."

"Saya juga bisa bilang bahwa seandainya ada klub yang memanggilnya besok atau dia menghubungi saya dan bilang: 'Saya ingin pergi ke Leverkusen' contohnya, saya akan berkata: 'Oke, pergilah. Saya tidak perlu kompensasi apa pun'."

"Kami saling mengerti. Dia membantu kami membangun klub ini," lanjut Suwarso.

"Saya selalu bilang bahwa bagi kami, dia seperti Johan Cruyff untuk Barcelona. Dia yang meletakkan landasannya bagi kami."

"Jika dia ingin memasuki fase berikutnya dari perjalanan karier, apakah klub itu adalah Como? Bisa saja."

"Saya belum menyerah untuk berharap dia bertahan di sini. Saya suka memiliki dia di sini, dia seperti keluarga."

"Tetapi, pada saat bersamaan, Anda tidak bisa memaksa seseorang yang tidak mau bertahan."

Satu hal yang membuat posisi Cesc Fabregas di Como agak berbeda dari pelatih-pelatih klub lain adalah dia juga bisa dibilang sebagai pemilik klub.

Pada musim 2022-2023, Fabregas merupakan salah satu pemilik saham minoritas Como.

Statusnya kemudian naik menjadi asisten pelatih pada 2023-2024 dan pelatih kepala pada 2024-2025.(*)