Bocah Ajaib Asia Tenggara Bikin Pemain PSG Cemburu

BentengNews.Com -- Pemberian menit bermain kepada Dro Fernandez menimbulkan kecemburuan terhadap para pemain muda Paris Saint-Germain (PSG).

Dro Fernandez dipercaya sebagai starter dalam dua partai terakhir PSG di Liga Prancis 2026-2027.

Menghadapi Le Mans dalam pekan keenam, remaja keturunan Filipina itu melahap 58 menit bermain.

Kemudian Fernandez tampil selama 54 menit tatkala menyambangi markas Strasbourg.

Fernandez juga bermain penuh dalam partai perdana Liga Champions kontra Slovan Bratislava.

Jika dihitung sejak awal musim ini bergulir, Si Bocah Ajaib melakoni lima pertandingan liga domestik dengan catatan 151 menit bermain.

Situasi Fernandez telah memicu kekesalan di kalangan pemain muda PSG.

Laporan dari L'Equipe mengklaim bahwa beberapa anggota lulusan akademi klub, termasuk Senny Mayulu dan Quentin Ndjantou, iri terhadap Fernandez setelah lebih sering muncul di lapangan.

Sang pemain berusia 18 tahun dianggap mendapat perlakuan istimewa padahal bukan jebolan skuad muda PSG.

Sedangkan alumni akademi Les Parisiens lainnya yang kini menghuni tim utama tidak memperoleh banyak menit bermain.

Di sisi lain, Fernandez justru mendapat dukungan dari pemain-pemain senior PSG.

"Dia merupakan sosok yang selalu ada untuk kami, untuk PSG, seperti yang semua orang tahu," tutur kapten tim, Marquinhos.

Menurut saya, dia luar biasa. Baik saat bermain maupun tidak, sikapnya tetap sama. Itulah seorang pemimpin," ucap bek Timnas Brasil itu.

Joao Neves juga turut membantu perkembangan dan proses adaptasi Fernandez.

"Saya akan mencoba melakukan hal yang sama kepada Dro yakni membantunya, lalu mengajak bicara seperti yang saya lakukan terhadap pemain-pemain baru lainnya," kata dia.

"Marquinhos adalah contoh bagi saya. Saat kali pertama saya tiba, saya belum mengenalnya, namun ia tetap menunjukkan sikap yang sama, baik kepada pemain yang sudah dikenal maupun kepada mereka yang belum dikenal," pungkas Neves.

PSG mencomot Fernandez dari Barcelona pada Januari 2026.

Mereka merogoh kocek 8 juta euro atau Rp 161,9 miliar demi mendapatkan salah satu pemain potensial di Eropa.

Kepergian Fernandez menjadi kehilangan besar bagi Barcelona karena dirinya diproyeksikan sebagai andalan tim pada masa depan.

Apalagi Fernandez pindah karena hasutan sang agen yang juga mewakili pelatih PSG, Luis Enrique.(*)