BentengNews.com--Timnas Argentina dituduh mencoba memainkan permainan psikologis menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris.
Menurut laporan, Argentina mengajukan permintaan seragam khusus kepada penyelenggara turnamen, FIFA.
Tim asuhan Lionel Scaloni akan menghadapi Inggris di Atlanta pada hari Rabu (15 Juli) saat kedua tim berjuang memperebutkan tempat di final Piala Dunia .
Pertandingan ini telah menghasilkan beberapa momen tak terlupakan selama bertahun-tahun, termasuk gol "Tangan Tuhan" Diego Maradona yang terkenal yang membantu Argentina mengamankan kemenangan 2-1 atas Inggris di perempat final Piala Dunia 1986.
La Albiceleste juga menyingkirkan Three Lions dari turnamen pada tahun 1998 setelah David Beckham mendapat kartu merah karena menendang Diego Simeone.
Menariknya, Argentina mengenakan seragam berwarna biru tua atau navy, bukan seragam bergaris biru dan putih tradisional mereka, dalam kedua kemenangan atas Inggris tersebut.
Berkaca dari itu, tampaknya mereka mencoba untuk menulis ulang sejarah lagi.
Menurut jurnalis Argentina Gaston Edul, yang telah meliput tim nasional sepanjang turnamen musim panas ini, Argentina telah meminta izin kepada FIFA untuk mengenakan seragam tandang biru mereka.
Permohonan tersebut belum disetujui, tetapi keputusan akhir diperkirakan akan dikeluarkan kurang dari 24 jam sebelum pertandingan semifinal mereka.
Sementara itu, Inggris akan mengenakan seragam putih tradisional mereka setelah ditetapkan sebagai tim tuan rumah.
Argentina memiliki sejarah panjang terkait takhayul
Belum ada penjelasan resmi mengenai permintaan Argentina untuk mengenakan seragam tandang mereka pada pertandingan tengah pekan ini.
Namun, beberapa orang mengaitkan permintaan tersebut dengan takhayul, yang terkenal dengan sebutan 'Cabala' di Argentina.
Seperti yang disebutkan dalam laporan BBC, negara ini dikenal karena obsesinya terhadap takhayul dan ritual karena mereka berusaha membawa keberuntungan bagi tim mereka selama Piala Dunia.
Faktanya, menurut sebuah survei, satu dari empat warga Argentina melakukan ritual untuk 'membantu' tim nasional.
"Menonton pertandingan dengan kelompok yang sama, duduk di kursi yang sama, mengenakan pakaian yang sama sepanjang turnamen adalah cara sebagian warga Argentina mencoba membuat keberuntungan berpihak pada tim mereka," tambah laporan itu.
Beberapa tradisi dapat ditelusuri kembali ke Piala Dunia 1978, ketika pemain Argentina Tolo Gallego dan Daniel Passarella menonton film horor sebelum memasuki lapangan.
Delapan tahun kemudian, di Piala Dunia 1986, pelatih Carlos Salvador Bilardo memaksa para pemain Argentina untuk duduk di tempat yang sama di dalam bus tim yang mengangkut mereka ke pertandingan.
Berdasarkan jadwal, pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris versus Argentina akan berlangsung pada Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Duel tersebut akan diselenggarakan di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta.
Inggris lolos ke semifinal setelah menang comeback atas Norwegia dengan skor 1-2.
Sedangkan Argentina yang merupakan juara bertahan sukses mengalahkan Swiss 3-1 untuk melaju ke babak empat besar.
Menarik dinantikan, kira-kira siapa yang akan melaju ke partai final, Inggris atau Argentina?(*)
