Sabrina Chairunnisa Wisuda di Korea, Dapat Sorotan Netizen, Ini Jawabannya

BentengNews.Com – Kebahagiaan Sabrina Chairunnisa saat merayakan kelulusan dari program summer school di Yonsei University, Korea Selatan, rupanya tak lepas dari sorotan tajam netizen. Bukannya banjir pujian, mantan istri Deddy Corbuzier ini justru menuai kritik dari sejumlah warga jagat maya di platform X dan Threads yang meremehkan pencapaiannya.

Menanggapi komentar miring yang menyebut program tersebut "hanya summer school", Sabrina pun memberikan klarifikasi berkelas melalui unggahan terbarunya.

Kritik netizen bermula ketika Sabrina membagikan momen bahagianya mengenakan toga di kampus bergengsi Yonsei University. Beberapa pihak membandingkan program singkat tersebut dengan jenjang pendidikan formal seperti S3.

Mengetahui hal itu, Sabrina tak tinggal diam. Dengan nada sarkas sekaligus rendah hati, ia meminta maaf jika unggahan prestasinya justru dianggap mengganggu.

"Dear warga thread atau X atau siapapun yang terganggu sama postingan graduation Yonsei summer school kemarin. Dengan segala kerendahan hati, kalau postingan kebahagiaanku sebegitu melukai hati kalian, maaf yah," tulis Sabrina seperti dikutip dari @sabrinacgairunnisa, Minggu (2/7/2026).

Sabrina menegaskan bahwa baginya, menempuh pendidikan di usia 30 tahun adalah sebuah pilihan hidup yang patut dibanggakan. Mantan istri Deddy Corbuzier tersebut memilih untuk mengisi waktunya dengan menambah ilmu dan relasi mancanegara.

"Kalau soal bangga ga bangga, mungkin lebih ke bangga karena di kondisi yang semua serba bikin mau gila ini memilih isi waktu untuk summer school dibanding lakuin hal yang ga berfaedah di usia 30-an," lanjutnya.

Wujudkan Mimpi yang Tertunda karena Faktor Ekonomi

Dibalik kemewahannya saat ini, Sabrina menyimpan cerita perjuangan masa muda. Ia mengungkapkan bahwa pengalaman belajar di luar negeri adalah mimpi yang dulu tidak bisa ia gapai karena keterbatasan biaya.

Sejak bangku SMA, Sabrina mengaku sudah harus banting tulang mencari uang sendiri, sehingga ia tidak memiliki kesempatan untuk menikmati pengalaman akademis seperti sekarang.

 "Bagi sebagian orang mungkin ini 'halah cuman summer school', tapi bagiku pengalaman berharga yang dulu aku gak bisa lakuin karena gak mampu dan harus nyari duit sejak di bangku SMA," curhatnya.

Instagram sebagai Album Digital untuk Anak Cucu

Mengenai hobinya yang kerap mengunggah momen pencapaian, Sabrina menjelaskan bahwa media sosial adalah "album digital" miliknya. Ia ingin agar 10 tahun lagi, ia bisa melihat kembali fase hidupnya, atau bahkan memperlihatkannya kepada anak-anaknya kelak.

Meski dihujat, Sabrina tetap berterima kasih kepada pengikut setianya yang merasa terinspirasi untuk terus belajar tanpa memandang usia. Ia menegaskan akan tetap terus mengunggah konten positif bagi mereka yang membutuhkan motivasi.

"Buat yang selalu dm atau komen say thankyou karena jadi terinspirasi lakuin banyak hal walau di usia yang ga muda dan jadi gak merasa sendirian, tenang aja aku akan tetep posting buat kalian kok," tutupnya. (*)