Aksi di Luar Nalar Rencana Penculikan Kylian Mbappe

BentengNews.Com -- Kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe, diduga menjadi target penculikan.

Dugaan penculikan terhadap Mbappe bermula ketika kepolisian Prancis melakukan penyeldiikan atas kasus perampokan jam tangan mewah di Neuilly-sur-Seine pada April 2026.

Para pelaku mencuri barang-barang senilai 165 ribu dolar AS.

Penyelidikan akhirnya mengarah kepada tersangka utama bernama Clement L yang beroperasi dengan nama samaran Lester Z.

Menariknya, sang dalang baru berusia 18 tahun.

Hal yang lebih mencengangkan lagi, bahkan bisa dibilang di luar nalar, Clement sedang berada dalam penjara.

Dia menjalankan jaringan kriminal dari dalam sel tahanan menggunakan ponsel selundupan dan aplikasi Snapchat.

Saat polisi memeriksa kedua ponsel milik Clement, terdapat daftar 26 target penculikan, termasuk Mbappe.

Kelompok kriminal tersebut juga diduga mengincar seorang artis rap asal Prancis yang tidak disebutkan namanya.

Seorang pengusaha kaya raya asal China dan konglomerat dari Turki pun ikut menjadi target penculikan.

Bicara soal Clement, dirinya secara resmi ditangkap setelah didakwa atas tuduhan perampokan berkelompok yang terorganisir, penerobosan rumah, serta rencana penculikan.

Clement ditahan dalam sel isolasi dan menjalani penahanan praperadilan.

Sementara itu, Mbappe baru saja memulai musim 2026-2027 bersama Real Madrid.

Sang bomber pun tampil gacor dengan mengukir empat gol dari tiga pertandingan pertama Liga Spanyol.

Kontribusi Mbappe membawa Madrid menduduki peringkat kedua klasemen sambil mengemas sembilan poin.

Perolehan angka Madrid sama seperti Barcelona yang menduduki puncak tabel, hanya kalah selisih gol.(*)