Pertama Main di Liga Champions, Spurs Hancurkan Karier Kiper 323 Miliar

BENTENGNEWS.COM-- Kiper Tottenham Hotspur, Antonin Kinsky, melakoni debut horor di Liga Champions yang berakhir hanya dalam 17 menit.

Nama penjaga gawang asal Ceko itu bakal dikenang dalam sejarah kompetisi, sayangnya akibat catatan negatif.

Debut Antonin Kinsky di Liga Champions hancur sekejap setelah kebobolan tiga kali hanya dalam 17 menit penampilannya.

Momen horor tersebut muncul dalam lawatan Tottenham Hotspur ke markas Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar, Selasa (10/3/2026).

Dua dari tiga gol yang bersarang ke gawang Kinsky terjadi akibat terpeleset dan gagal menendang bola di areanya sendiri.

Blunder pertama pemain 22 tahun itu diawali dengan aksinya tergelincir saat hendak mengoper kepada rekan.

Insiden ini berujung gol pembuka pertandingan yang dicetak Marcos Llorente (6').

Kemudian Spurs kebobolan gol kedua melalui tembakan Antoine Griezmann, kali ini bukan karena Kinsky, tapi Micky van de Ven yang bertanggung jawab.

Ia gantian terpeleset ketika menyambut back-pass Pape Matar Sarr (14').

Hanya semenit kemudian, muncullah blunder kedua Kinsky.

Pemain rekrutan Spurs di bursa Januari 2025 tersebut gagal meneruskan bola kepada Kevin Danso di sisi kanannya.

Bola lepas dimanfaatkan Julian Alvarez, yang mudah menceploskannya ke dalam gawang.

Mimpi buruk Kinsky dalam debutnya dilengkapi dengan keputusan pelatih Igor Tudor menariknya keluar.

Baru saja main 17 menit, posisi Kinsky digantikan kiper utama The Lilywhites, Guglielmo Vicario.

Kejadian ini banyak dianggap mempermalukan sang kiper pelapis yang baru diberikan kesempatan tampil pertama kali di Liga Champions.

Terlepas dari debutnya yang mengerikan, Kinsky tambah dipermalukan oleh keputusan pelatihnya sendiri.

Andai tahu bakal begini, kenapa Tudor memutuskan untuk memasang kiper pelapis, alih-alih Vicario, buat tampil di partai sepenting fase gugur Liga Champions?

"Manajer mereka tentu saja tidak membantu dirinya sendiri," ucap eks kiper Tottenham, Paul Robinson, kepada BBC Sport.

Reaksi Tudor

"Tidak ada yang akan memahami posisi Kinsky kecuali Anda adalah seorang kiper. Posisi tersebut adalah tempat yang sepi."

"Ini akan menghancurkan jiwa Kinsky. Saya tidak akan terkejut jika dia menangis."

"Ini adalah hal yang sulit untuk dihadapi. Ini adalah keputusan egoistis dari manajer."

"Dia tahu dirinya tidak akan lama di sini. Saya belum pernah melihat hal seperti itu sepanjang karier saya."

"Hal ini jelas dilakukannya untuk menyelamat diri sendiri dan tanpa mempertimbangkan karier seorang kiper muda," ujarnya.

Selepas ditarik keluar, Antonin Kinsky tampak sangat terpukul. Ia dihibur oleh rekan-rekan setim.

Selepas laga, sejumlah kolega termasuk kiper Fiorentina, David de Gea, bahkan ikut memberikan semangat.

Keputusan Tudor dianggap bisa berakibat fatal terhadap kelanjutan karier Kinsky.

Terasa makin ironis karena Spurs merekrutnya dengan harapan besar saat merogoh kocek 16,5 juta euro (323,8 miliar rupiah) untuk memboyongnya dari Slavia Prague tahun lalu.

"Tudor bukanlah orang yang tepat dan tidak berada di tempat yang tepat," lanjut kritik Robinson.

"Anda membutuhkan seseorang yang bisa mendukung para pemain dan tidak mengkritik mereka. Anda tidak ingin para pemain berbalik melawan Anda," tambah eks kiper timnas Inggris yang membela Spurs pada 2004-2008.

Lantas, bagaimana reaksi Igor Tudor, yang makin berada dalam sorotan karena kalah terus dalam empat partai pertama melatih Tottenham?

"Hal seperti ini sangat jarang terjadi. Saya sudah melatih selama 15 tahun, dan ini adalah pertama kalinya saya melakukan hal seperti ini," ucap eks pelatih Juventus.

"Pergantian ini diperlukan untuk melindungi pemain dan tim. Sebelum pertandingan, itu (menurukan Kinsky) adalah pilihan yang tepat."

"Dia adalah kiper yang sangat baik. Namun, setelah ini tentu saja mudah untuk mengatakan bahwa itu bukan keputusan yang tepat."

"Jadi saya juga menjelaskan kepada Tony setelah pertandingan, dia adalah orang yang tepat dan kiper yang baik."

"Sayangnya, kesalahan ini terjadi dalam pertandingan besar. Dia menyesal. Tim mendukungnya, saya juga."

"Saya berbicara dengannya. Dia memahami situasi ini, dia memahami mengapa dia diganti," tegas Tudor.

Terlepas dari blunder komedi sang kiper debutan di Liga Champions, Tottenham Hotspur menghadapi situasi amat pelik untuk bangkit.

Mereka menyudahi kekalahan dengan skor 2-5 dari Atletico Madrid dan kudu membuat keajaiban di leg kedua jika ingin lolos ke perempat final.(*)