BentengNews.com-- Berikut profil Noor Faizah Maenofie, istri Bupati Pemalang yang ikut diciduk KPK. Profesinya kini jadi sorotan.
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jawa Tengah, ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan maraton di Mapolres Pemalang, Rabu (29/7/2026).
Sejumlah pejabat yang menjalani pemeriksaan kemudian diberangkatkan ke Jakarta oleh KPK. Salah satu yang terlihat ikut dibawa adalah istri Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, dr. Noor Faizah Maenofie (NFM). Ia keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 13.30 WIB dan langsung menuju bus yang telah disiapkan oleh KPK.
Selain Noor Faizah, beberapa pejabat lain seperti Sekretaris Daerah (Sekda) Pemalang Bagus Sutopo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Joko Tri Asmoro, serta sejumlah pejabat lainnya juga turut dibawa ke Jakarta.
Namun, tidak seluruh pihak yang diperiksa harus ikut ke Jakarta. Beberapa pejabat diperbolehkan kembali setelah menjalani pemeriksaan sejak Selasa (28/7/2026) malam. Salah satunya Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Pemalang, Supa'at.
Supa'at mengungkapkan bahwa dirinya mulai menjalani pemeriksaan pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.
"Ditanya soal tugas pokok jabatan, misalnya kegiatan yang sudah dikerjakan," kata Supa'at kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan, dikutip dari Kompas.com.
Supa'at mengaku tidak mengingat jumlah pertanyaan yang diajukan penyidik KPK selama pemeriksaan.
Dikutip dari Tribun Jateng, Noor Faizah Maenofie (Nofie) terlihat keluar dari rumah dinas Bupati Pemalang dengan pengawalan petugas KPK pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 01.41 WIB. Momen tersebut terjadi di kawasan Pendopo Kabupaten Pemalang.
Nofie kemudian berjalan menuju kendaraan yang telah disiapkan oleh tim KPK untuk dibawa ke lokasi pemeriksaan. Saat melewati area yang dipenuhi awak media, ia tidak menyampaikan keterangan apa pun dan langsung masuk ke mobil Toyota Avanza berwarna putih yang dikawal sejumlah petugas, termasuk anggota perempuan dari KPK.
Setelah itu, Nofie dibawa ke Mapolres Pemalang untuk menjalani pemeriksaan. Usai proses pemeriksaan, ia bersama sejumlah pejabat lainnya diberangkatkan ke Jakarta pada Rabu (29/7/2026) siang.
Selain Nofie, beberapa pejabat Pemkab Pemalang yang turut dibawa ke Jakarta di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Pemalang Bagus Sutopo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Joko Tri Asmoro, serta sejumlah pihak lainnya.
Nofie tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 19.07 WIB. Saat tiba, ia tampak mengenakan jaket berwarna krem, hijab, masker, serta membawa tas berwarna cokelat. Ia kemudian diarahkan masuk oleh petugas KPK melalui pintu belakang gedung.
Kepada awak media yang mencoba meminta keterangan terkait operasi tangkap tangan (OTT) tersebut, Nofie tidak memberikan komentar dan langsung masuk ke dalam gedung.
Sebelumnya, KPK mengamankan sebanyak 21 orang dalam OTT yang berkaitan dengan kasus yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. Penindakan tersebut dilakukan di tiga wilayah berbeda, yakni Jakarta, Pemalang, dan Purworejo.
Dari total 21 orang yang diamankan, lima orang termasuk Bupati Anom Widiyantoro ditangkap di Jakarta, 15 orang diamankan di Pemalang, sementara satu orang lainnya diamankan di Purworejo. Sebanyak 12 orang kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
“5 di antaranya yang diamankan di Jakarta saat ini sudah dilakukan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Untuk 7 orang lainnya, 6 dari Pemalang dan 1 dari Purworejo kemungkinan siang ini sampai dengan sore, akan tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (28/7/2026).
Dia menjelaskan, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan proyek serta praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Dalam operasi tersebut, penyidik KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai dengan jumlah lebih dari Rp2 miliar.
“Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai sejumlah lebih dari Rp 2 miliar,” ujar dia.
Melansir dari Surya.co.id, Istri Bupati Pemalang, Jawa Tengah, diketahui memiliki nama lengkap Dr. Noor Faizah Maenofie, M.Kes. Noor Faizah menyelesaikan pendidikan magister (S2) di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah.
Selain aktif sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang, Noor Faizah juga dipercaya mengemban amanah sebagai Bunda PAUD Kabupaten Pemalang untuk periode 2025–2030.
Perempuan yang akrab dipanggil Dokter Nofiem itu lahir pada 4 Desember 1978. Selain berprofesi di bidang kesehatan, ia juga dikenal memiliki aktivitas sebagai seorang pengusaha.
Sebelumnya, Noor Faizah pernah menjabat sebagai Kepala Puskesmas Kebondalem, Pemalang. Sebelum diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK, beredar sebuah tangkapan layar status WhatsApp yang diduga milik Nofie.
Unggahan tersebut dibuat sekitar pukul 19.39 WIB, beberapa jam sebelum dirinya diamankan KPK. Dalam unggahan itu, terlihat foto hidangan mi goreng dengan tambahan telur, irisan sawi, dan potongan tomat.
Foto makanan tersebut tampak disajikan di atas piring putih bermotif bunga hitam, lengkap dengan sendok dan garpu. Unggahan itu juga dilengkapi tulisan "Makmal paling enak". (*)
