Martha Tilaar Wariskan Bisnis 56 Tahun, Tinggalkan Pesan Tegas untuk Anak dan Cucunya

BentengNews.Com – Martha Tilaar meninggalkan warisan bisnis kecantikan yang telah berdiri selama 56 tahun. Putra sulungnya, Bryan Tilaar, mengenang pesan sang ibunda tentang kejujuran dan etika dalam berbisnis.

"Kalau pesan-pesan khusus memang enggak ada, tapi kan pesan-pesan dalam hidup itu saya pikir sangat-sangat penting gitu ya," kata Bryan Tilaar di rumah duka di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026).

Menurut Bryan, Martha selalu mengajarkan pentingnya menjaga kejujuran saat menjalankan bisnis. Ia juga mengingat pesan sang ibunda agar tidak mencari keuntungan dengan cara curang.

"Kariernya harus baik dan berbisnis itu kita tidak boleh ngakalin orang. Kita harus beretika, kita harus bermoral, kita harus punya kejujuran, kedisiplinan, tekun, dan ulet," tegas Bryan.

Martha juga berpesan agar hidup bisa memberikan manfaat bagi Indonesia. Ia ingin bisnis yang dibangun turut memajukan bangsa melalui inovasi dan semangat pantang menyerah.

"Pasti kalau kita hidup itu harus berdampak kepada negara yang kita cintai ini, yaitu Indonesia. Bagaimana beautifying Indonesia dengan jujur, inovatif, punya iman, dan tidak boleh gampang menyerah," ungkap Bryan.

Kini, bisnis yang telah dibangun Martha selama 56 tahun akan dilanjutkan oleh anak-anaknya. Bryan menyebut generasi berikutnya memiliki tanggung jawab untuk menjaga warisan sang ibunda.

"Bisnisnya sudah 56 tahun, nah ini dilanjutkan kepada generasi selanjutnya, generasi saya dan adik-adik saya," ucapnya.

Martha meninggalkan empat anak dan 10 cucu yang akan terus mengenang nilai-nilai kehidupan yang diajarkannya. Bryan menyebut seluruh cucu sang ibunda kini sudah berkeluarga.

"Putra-putrinya kan ada empat, ada saya Bryan, Pingkan, Wulan, dan Kilala. Cucunya ada 10, semuanya sudah berkeluarga," tutup Bryan.

Diketahui, Martha Tilaar meninggal dunia di usia 89 tahun pada Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 6.22 WIB di RS Medistra, Jakarta Selatan. Jenazah disemayamkan di rumah duka di Patra Kuningan, Jakarta Selatan.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan di San Diego Hills, Karawang, pada Jumat (16/10/2026). Sebelum dimakamkan, akan ada ibadah tutup peti pada Kamis (15/10/2026). (*)