Tim Polda Sulsel Sosialisasikan Assessment Center ke Pemkab Sidrap

Sidrap,BentengNews.Com--Tim Assessment Center Polda Sulawesi Selatan menyosialisasikan metode penilaian kompetensi kepada Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) untuk memperkenalkan pemanfaatannya dalam pengelolaan sumber daya manusia dan pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Bupati, Lantai III, Kompleks SKPD Sidrap, Kamis (29/10/2026), dan dihadiri Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah.

Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Iqbal, Asisten Ekbang Andi Patahangi, Asisten Administrasi Umum Nasruddin Waris, Kepala Bapperida Herwin, Kepala BKPSDM Andi Bustanil beserta jajaran, serta Kepala BKAD Sunandar dan jajaran.

Tim Assessment Center Polda Sulsel dipimpin Kompol Pattinggian, Kasubag Kompeten Bag Binkar Biro SDM. Dalam pemaparannya, tim menjelaskan layanan Assessment Center Polri dapat dimanfaatkan oleh kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, serta instansi dan organisasi nonpemerintahan.

“Assessment Center merupakan metode penilaian kompetensi secara objektif dan terukur untuk memperoleh gambaran kemampuan seseorang berdasarkan persyaratan dan tuntutan jabatan tertentu,” ujarnya.

Kompol Pattinggian menjelaskan, Assessment Center Polri tidak hanya diperuntukkan bagi personel Polri, tetapi juga dapat menjadi instrumen bagi instansi pemerintah dalam mendukung pengelolaan SDM dan pengembangan karier aparatur.

Penilaian kompetensi tersebut dapat diterapkan pada berbagai jenjang jabatan, mulai dari eselon I hingga eselon IV, dengan mengacu pada ketentuan yang mengatur pembinaan dan penilaian kompetensi pegawai negeri sipil.

Hasil penilaian dapat menjadi bahan pertimbangan dalam manajemen karier, termasuk proses seleksi, penempatan, mutasi, dan promosi jabatan. Dengan demikian, kompetensi aparatur dapat dipetakan secara lebih objektif sesuai kebutuhan jabatan dan organisasi.

Bagi Pemkab Sidrap, sosialisasi ini menjadi kesempatan untuk mendalami mekanisme dan manfaat Assessment Center Polri sebagai salah satu alternatif dalam memperkuat manajemen ASN berbasis kompetensi.

Pemahaman tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan dan pengembangan karier ASN secara profesional, dengan mempertimbangkan kesesuaian kompetensi aparatur terhadap tuntutan jabatan yang diemban.(*)