Trump Izinkan Iran Main di Piala Dunia, Saat Ditanya Bagaimana Kalau Juara? Ini Jawabnya

MAKASSAR,BENTENGNEWS.COM--Saat berbicara kepada wartawan di Gedung Putih, Presiden Amerika Serikat Donald Trump tampak cukup ceria dan humoris ketika menyebutkan partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026.

Menurut laporan Reuters, Presiden FIFA Gianni Infantino mengonfirmasi bahwa Timnas Iran akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 dan bermain di Amerika Serikat sesuai jadwal.

Berbicara di Kongres FIFA ke-76 pada 30 April 2026 di Vancouver, Kanada, Infantino menekankan: "Iran pasti akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 dan akan bermain di Amerika Serikat."

"Alasannya sederhana: kita perlu bersatu. Itu adalah tanggung jawab kita."

Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen pertama yang menampilkan 48 tim nasional, yang diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Format lintas negara ini mengharuskan tim, ofisial, dan staf pendukung untuk terus-menerus melakukan perjalanan antar berbagai negara, sehingga menimbulkan banyak tantangan terkait prosedur imigrasi, pemeriksaan keamanan, dan masalah diplomatik.

Iran telah lolos ke Piala Dunia, tetapi partisipasi mereka menjadi sensitif sejak konflik militer yang melibatkan AS dan Israel dimulai pada akhir Februari.

Dengan latar belakang ini, Federasi Sepak Bola Iran telah meminta FIFA untuk mengizinkan pertandingan mereka dipindahkan keluar dari wilayah AS karena alasan keamanan, tetapi proposal ini ditolak.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga menegaskan bahwa Washington tidak keberatan dengan partisipasi pemain Iran dalam turnamen tersebut.

Namun, ia menekankan bahwa individu yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) tidak akan diizinkan masuk ke AS, yang dapat memengaruhi komposisi tim.

Dalam perkembangan terkait, menurut laporan AFP, Presiden AS Donald Trump telah mengomentari partisipasi Iran di Piala Dunia 2026.

Ketika ditanya tentang kemungkinan tim tersebut bermain di AS, ia berkata: "Jika Gianni mengatakan demikian, maka saya setuju. Biarkan mereka bermain."

Yang menarik, ketika seorang reporter bertanya: "Bagaimana jika mereka juara?"

Trump pun menjawab: "Jika mereka juara, maka kita harus menghadapinya."

"Saya akan mengkhawatirkan hal itu nanti. Tapi biarkan mereka berkompetisi."

Dia juga menekankan hubungannya dengan presiden FIFA: "Gianni fantastis, dia teman saya."

"Saya menyuruhnya melakukan apa pun yang dia inginkan."

Pernyataan-pernyataan ini menunjukkan bahwa AS tidak berniat mencegah Iran berpartisipasi dalam Piala Dunia, meskipun akan tetap memberlakukan ketentuan keamanan dan kontrol masuk.

Selain itu, isu Iran juga menarik perhatian ketika delegasi Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) tidak dapat menghadiri Kongres FIFA di Kanada.

Menurut Reuters, satu anggota ditolak masuk, sehingga seluruh delegasi memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan.

Presiden FFIRI Mehdi Taj sebelumnya dikaitkan dengan IRGC, sebuah organisasi yang terdaftar sebagai kelompok 'teroris' oleh Kanada.

Berdasarkan hasil undian, Timnas Iran tergabung di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir.

Mereka akan memainkan pertandingan pembuka melawan Selandia Baru di Los Angeles pada tanggal 15 Juni mendatang.(*)