Makassar,BentengNews.com—Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan rapat pengurus di Makassar, Selasa (19/5/2026). Rapat dipimpin Ketua DPW PBB Sulsel Mochammad Yaza Azhari Britain didampingi Sekretaris DPW Arman Muis.
Rapat pertama ini sekaligus menjadi ajang koordinasi dan
konsolidasi pengurus setelah mereka menerima surat keputusan (SK) dari dewan pengurus
pusat (DPP) sebagai pengurus wilayah Periode 2025-2030 M.
SK susunan dan personalia pengurus Nomor: SK. DPP/036/2026 ditandatangani oleh Ketua Umum DPP Yuri Kemal Fadlullah SH,MH dan Sekretaris Jenderal Dr Ir H
Ruksamin ST,M.Si, IPU, ASEAN.Eng.
Dalam rapat tersebut dibahas beberapa hal antara lain
mengenai rencana pelantikan pengurus DPW, penyusunan pengurus DPC, sejumlah rancangan
program kerja, dan beberapa agenda lainnya.
Yaza mengatakan, yang
menjadi prioritas pertama adalah penyusunan pengurus DPC se-Sulsel. Hal itu
karena ada deadline dari DPP yang mengharuskan semua DPC sudah definitif
kepengurusannya di Juli 2026.
Di bulan Juli mendatang, ada agenda besar PBB yaitu rapat
koordinasi nasional (rakornas) yang dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang
Tahun PBB yang berdiri pada 17 Juli 1998 silam.
“Kita akan segera gass poll untuk menjaring calon pengurus DPC dengan kriteria yang ketat. Tidak boleh
lagi penyusunan pengurus hanya sekadar kewajiban menyusun sesuai bagan atau
struktur kepengurusan tanpa memperhatikan kapasitas, kualitas, loyalitas, dan
lainnya,” kata Yaza yang tahun ini baru memasuki usai 36 tahun.
Terpilihya Yaza menjadi Ketua DPW Sulsel menjadi darah segar
partai yang didirikan oleh Yusril Ihza Mehendra ini. Yaza adalah refresentasi anak muda memimpin partai yang kini seolah menjadi trend.
Yaza adalah pengusaha muda yang begerak di berbagai bidang seperti
perhotelan, restoran, kontraktor tambang, properti, dan beberapa lainnya.
Usahanya tersebar di Sultra, Sulsel, dan di Pulau Jawa. Kemampuan mengelola perusahaan selama ini
diharapkan bisa menular ke manajemen pengelolaan PBB.
Yaza memang kader lama PBB. Pada pemilu 2019 lalu sempat
menjadi calon anggota legislatif (caleg) untuk Kota Makassar. Namun sempat vacum sebagai pengurus karena kesibukan mengurus
usahanya yang berkantor pusat di Kendari, Sultra.
Yaza juga boleh dibilang anak “biologis” PBB. Ibunya, Hj
Ramdhyana SH adalah pengurus pusat PBB sejak partai itu lahir. Kini, wanita pengusaha
ini masih aktif di DPP dengan posisi wakil bendahara umum di kepengurusan yang
dipimpin Yuri Kemal Fadlullah dan Sekjen Ruksamin. Yuri adalah anak sulung Yusril
Ihza Mahendra sedangkan Ruksamin politisi senior PBB yang dikenal sebagai pengusaha tambang dan pernah menjadi bupati dua periode di Kabupaten Konawe Utara,
Sultra.
Selain mengalir darah politisi, di tubuh Yaza juga mengalir
darah militer dan akademisi. Yaza adalah putra dari Kolonel (Purn) Prof Dr Ir H
Zainal Abidin S yang kini aktif sebagai Guru Besar Universitas Pertahanan
(Unham) RI.
Dalam rapat koordinasi yang berlangsung di sekretariat berlantai tiga yang
terletak di Jl Perintis Kemerdekaan, tepat di depan pusat perbelanjaan M’tos
ini, tampak hadir sejumlah pengurus.
Dia antaranya Ketua Majelis Penasihat Wilayah (MPW) Dr
Johari Rugani MA, Ketua Badan Kehormatan Wilayah (BKW) Abdul Kadirsyah,
Bendahara Wilayah Misbahuddin Hadjdjini, Wakil Sekretaris Sridevianti, Ketua
Biro Kepemudaan, Media, dan Digitalisasi Datim Miriam Putri Surbakti, dan
beberapa lainnya. (*)
