Makassar, BentengNews.Com—Perkumpulan kekerabatan Keluarga Besar La Tampe Petta Renring (KLTPR) melakukan Rapat Kerja (Raker) di Cinoeku Café & Resto (ex Om Ben Coffee) Mall Panakkukang, Makassar, Minggu 18 Oktober 2026.
Rapat ini membahas program kerja yang akan dilakukan oleh pengurus di bawah kepemimpinan Ketua Andi Abdul Rasyid Petta Rafi, Sekretaris Ir Andi Syaifuddin Petta Lolo dan Bendahara Andi Jumindar Petta Lempu.
Raker yang diikuti sekitar 30-an penguruis ini, memutuskan akan membangun rumah induk atau Saoraja di Desa Cakkela, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone. Cakkela merupakan daerah asal rumpun keluarga bangsawan Bone ini.
Saoraja akan dijadikan pusat seluruh kegiatan dan informasi KLTPR, baik pertemuan keluarga, kegiatan sosial dan keagamaan, maupun kebudayaan.
KLTPR sebenarnya sudah lama eksis. Sejumlah kegiatan telah dilakukan termasuk Family Gathering yang dilakukan di Malino, Gowa, beberapa waktu lalu. Namun, raker kali ini merupakan yang pertama dalam bentuk kegiatan formal organisasi.
Anggota KLTPR tersebar di berbagai daerah di Indonesia bahkan hingga Malaysia. Saat ini, anak keturunan Arung Cakkela jumlahnya sudah mencapai sekira 1.500 orang. Dalam raker ini, ada yang datang dari Papua, Surabaya, dan lainnya.
Selain, pembangunan Saoraja, Petta Rafi mengatakan, paguyuban yang dipimpinnya itu akan membangun rumah tahfidz hingga sanggar seni. “Banyak kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan yang telah diprogramkan,” kata Petta Rafi yang juga mantan Camat Kahu ini.
Saat ini, KLTPR berpusat di Jl Sambaloge Baru, Watampone, Ibu Kota Kabupaten Bone.(*)
